Ngaji Bareng kitab ”Fathul Qorib” IKAMARU Jogja

YOGYAKARTA- Acara ngaji bareng kitab Fathul Qorib, fashl salm (pesan memesan) yang dilaksanakan di pagi hari menjelang siang pada pukul 10.00 WIB, bertempat di basecamp IKAMARU Jogja Markas Besar IKAMARU JOGJA, Perum Polri Gowok Blok F 1 46 Catur Tunggal Depok Sleman, Sleman, Tegal Tanda, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281 (23/2). Budaya mengaji kitab kuning selalu tak bisa dipisahkan dari kostum santri, seorang yang ngangsu ilmu dengan berbagai aktifitas berbobot ruhani, baik dengan mujahaddah, mutholaah ataupun musyawarah. Hal itu menjadi titik awal pijakan keluarga IKAMARU JOGJA untuk bernostalgia dengan budaya santri yang telah lama tidak dilakukan.
Acara ini akan berlangsung terus setiap dua minggu sekali. Dan akan dilaksanakan di tempat yang berbeda-beda. Acara ini merupakan bagian dari program kerja divisi pendidikan IKAMARU Jogja. Insyaallah akan diadakan rutin dan menyesuaikan waktu para anggota serta pengurus”, ujar Mas Ullin Nuha sebagai Ketua IKAMARU Jogja periode 2018/2019. Orang yang menghadiri acara ini bukan hanya dari angkatan 18 saja, namun angkatan pendahulu juga ikut serta memeriahkan dan aktif dalam diskusi ini. Adapun pemilihan fashl salm sendiri dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi terkait jual beli online.
Sebelum ngaji bareng, pengurus pendidikan memimpin acara dengan membaca basmalah dan tawasul kepada ulama terdahulu. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan kitab Fathul Qorib sampai titik tertentu. Lalu kata demi kata diulas perihal nahwu, shorof, dan I’lal serta dari balaghohnya dikupas tuntas atau “dipreteli” secara mendalam. Bahkan terlalu asik mendalami unsur strukturalnya, sampai melupakan tujuan awalnya yaitu mengkaji unsur-unsur fiqih yang ada didalamnya. Dalam pembahasan itu terdapat musykilah (permasalahan) yaitu tentang adad atau bilangan. Para audiens memiliki argumen dengan tendensi-tendensi masing-masing sampai memakan waktu sekitar dua puluh menit. Namun akhirnya mendapatkan natijah yang bisa diterima.
Kegiatan ini diadakan sebagai ajang untuk mengingat kenangan sewaktu di pesantren Raudlotul Ulum Guyangan dulu. Dan juga untuk mengulas dan menambah pengetahuan serta wawasan keilmuan. Kegiatan ini juga terbuka untuk semua orang yang ingin berpartisipasi.
Semoga acara ini istiqomah dan bermanfaat bagi semuanya. Amin…

BIOGRAFI PENULIS

Nama saya Ibnu Batuta, lahir di Kudus,Sekarang tercatat sebagai Mahasiswa Pendidikan Ipa FKIP Universitas Negeri Yogyakarta. Dan alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk mengembara di persinggahan sementara yaitu Yogyakarta. Semoga di setiap persinggahan saya, diberi kesempatan untuk selalu menulis, karena dengan menulis, saya bisa berpetualang lagi dan lagi mengelilingi dunia

Related posts

Leave a Comment