Kopiku

Kopiku,

Ku nikmati aromamu dalam sunyi

Ku seduh serbuk-serbuk rindu yang menanti

Ku terbuai hangat kepulan ini

Kuat rasamu menghantam rasa lelaki

Ku tenang, ku terbuai, ku menyeringai, nyaris lalai

Kopiku?

Apa yang terjadi?

Perlahan kau tinggalkan kehangatan

Perlahan kau tunjukan kepahitan

Perlahan kau tak berikan kenyamanan

Perlahan ku tetap bertahan

Menunggumu berharap menghangat

Menunggumu berharap sedikit manis

Menunggumu dan berusaha nyaman

Sekali-kali tidak

Terpaksa kutelan

Kepahitan bahkan ampas kedustaan

Kopiku, Kau kah itu?

(Gunung Kidul, 3 Agustus 2019)

Tentang Penulis

Imam Maulana, kerap dipanggil dengan Imam. Lelaki asal Garut dan semester akhir Sastra Arab UGM, saat ini berprofesi sebagai pengajar di SD Muhammadiyah Prambanan, Pondok pesantren Trimulyo jati Gunung kidul dan menjadi Wali Asrama SMK Perkebunan MM 52. Lelaki ini memiliki nama pena al-Qalamu an-Nātiq.

Sumber Gambar : link

Related posts

Leave a Comment