Usai

oleh : Rara Tugasmu usaiTapi tekadmu tak selesaiMengalir di sanubari tiap anakYang berbakti memanggilmu dengan sebutan bapak Kami anak-didikmu lahir atas belas kasih Jasa yang tak harap pamrih Beristirahatlah dengan tenang Abadilah dalam kenang Guru 04 Maret 2020 Tentang Penulis: Seorang mahasiswi semester awal yang kecanduan pada radio. Saat ini sedang menempuh studi di Universitas keguruan no.1 karena bercita-cita menjadi guru fisika yang muridnya tidak ada yang membaca novel saat pelajaran berlangsung. Sekarang namanya Rara, jika ingin bersapa silahkan hubungi Salsabilafutura51@gmail.com Sumber : Link

Read More

Sebatas Rasa

Oleh: Nirmana Kau mengusik hati yang sepi. Mengumbar janji sehidup semati. Seperti menyesap secangkir kopi, ada ribuan rasa pahit di balik segala sikap manis yang kau beri. Tapi, apa? Kau hancurkan cinta yang telah kurajut sepenuh jiwa. Semua yang tampak indah, kau anggap biasa. Hadirkan kecewa setelah bahagia. Remukkan atma yang dirundung duka. Tentang Penulis Siswi kelas X SMK Perkebunan MM 52, Asli Gunung Kidul, Yogyakarta. Kerap dipanggil dengan Shinta yang mempunyai nama pena Nirmana. Saat ini aktif sebagai penulis puisi. Dan sudah menerbitkan buku dengan anak-anak pelosok negeri, berjudul…

Read More

Aku Butuh Kehangatan!

Oleh: Cak Inalll Kedinginan malam menusuk tulang Rangkap baju tidak kuasa tertahan Menusuk paksa tubuhku yang kering kerontang Aku butuh kehangatan! Kucari tempat kedamaian Tanpa gangguan bising kebencian Cukup aku dan dinginnya malam Aku butuh Kehangatan! Kupesan secangkir kopi Menikmati perangai cantiknya negeri Sembari memeluk kehangatan sepi Aku butuh kehangatan! Sumber: link

Read More

Sudut Haru

oleh: Zobex Sudut haru berujung pilu Suasana riang penempas ragu Di balik dinding Di bawah cahaya pijar Kanda tersipu malu Setiap sudut berargumen Setiap celah berteriak Dan pada setiap detik saling bertemu Rusuh terasa diambang syahdu Teriak bahagia saling beradu Sehingga melahirkan suasana keliru Pendengar berfungsi nyaman Bahwa suasana tidak dalam  keadaan damai Masuk menusuk, tembus merobek Bahkan terpental tanpa mengetuk izin Semuanya spontan Tapi kanda nikmati Damai hari ini adalah suasana saat ini Semesta  sedang berfihak kali ini -Terima Kasih Tuhan- Sumber: link Tentang Penulis : Ridwan Firdaus atau akrab…

Read More

Kopiku

Kopiku, Ku nikmati aromamu dalam sunyi Ku seduh serbuk-serbuk rindu yang menanti Ku terbuai hangat kepulan ini Kuat rasamu menghantam rasa lelaki Ku tenang, ku terbuai, ku menyeringai, nyaris lalai Kopiku? Apa yang terjadi? Perlahan kau tinggalkan kehangatan Perlahan kau tunjukan kepahitan Perlahan kau tak berikan kenyamanan Perlahan ku tetap bertahan Menunggumu berharap menghangat Menunggumu berharap sedikit manis Menunggumu dan berusaha nyaman Sekali-kali tidak Terpaksa kutelan Kepahitan bahkan ampas kedustaan Kopiku, Kau kah itu? (Gunung Kidul, 3 Agustus 2019) Tentang Penulis Imam Maulana, kerap dipanggil dengan Imam. Lelaki asal Garut…

Read More

Humanisme dan Realitas

Ada apa dengan semesta,Duduk bersandar berpangku pada nasib Ada apa dengan semesta,Beranjak jingkrak, lunglai pada masaAda apa dengan semesta, Berpandang kosong, menafikan segala legalitas kebutuhanAda apa dengan semesta,Sebagian meng-iya dengan bangga, kosong melompong dalam realitaAda apa dengan semesta,Sisi lain memilih bungkam tanpa aksara, tindak pasti terlampau jadi bukti B pada A ber-euforia pada peng-iya-anSedang realita tak nampak dalam iyanyaC pada A sekedar lekukSedang euforia tak ada nampak adanya,Tanpa wara-wara dalam tindak serta iya-nya Lantas,Bagaimana semesta berlakuSedang realita tak nampak damai dengan humanitas BIOGRAFI PENULIS Ayyu Saniya Putri atau akrab dipanggil…

Read More

Kamu

    Oleh: Zahrotul Izaah   Ku menungguTak taukah kau ku tungguKau pergi tanpa permisiKau hilang tanpa kabarKau berubah tanpa pemberitahuanAku bisa apa?Haruskah aku mengejarmu?Maaf…Aku tak dapat melakukan ituDisini ku hanya bisa memandangi rinai hujan yang turunBukan hanya membawa kenanganNamun juga membawa semilir angin rinduRindu akan kehadiranmu yang membuatku tersenyum Rindu akan keberadaanmu yang membuatku tertawaRindu akan kedatanganmu yang membuatku bahagiaOh sinyalku… Biografi Penulis Zahrotul Izzah, yang akrab disapa Izzah, lahir di Pati, 21 Juli 2000. Sekarang melanjutkan pendidikan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Program…

Read More

JANGAN TAKUT BENAR!

Hilangkan jangan takut salahJargon slogan harus benarKata kata harus benarSikap benarPikiran benarSekaligus hati benarHidup jadi benarIya kan benarKatakan benar dengan lantangKebenaran harus tetap adaMatikan kebohonganBohong lenyapkanTak usah bahas bohongLupakan….!Benar sinomim betul   BIOGRAFI PENULIS Endro Sulistyanto terlahir di Kota Pati 6 Mei 1982, dari pasangan suami isteri Warsito & Ngartiningsih. Langkah kakinya pada dunia pendidikan diawali disebuah TK Pertiwi tahun 1988, kemudian 1989 diterima pada SDN Pati Wetan 02 dan selama 6 tahun berjalan lancar ia bergegas ke jenjang lebih tinggi yaitu di SMPN 4 Pati, setelah lulus dari SMP…

Read More

WALAU

Maka tak kunjung datang Harus bagaimana Hidup ini berangsur reda Menghadapi dunia Meresap asa tanpa dosa Hapus angkara bersama doa Mengharap hati nan putih Bahagia tanpa nestapa Bahagia walau berduka Berduka karena asa Asa yang terlena Suci bagai bayi lahir ke dunia sumber gambar : https://bit.ly/2ScuT3w BIOGRAFI PENULIS Endro Sulistyanto terlahir di Kota Pati 6 Mei 1982, dari pasangan suami isteri Warsito & Ngartiningsih. Langkah kakinya pada dunia pendidikan diawali disebuah TK Pertiwi tahun 1988, kemudian 1989 diterima pada SDN Pati Wetan 02 dan selama 6 tahun berjalan lancar ia…

Read More

Sampai Mana Ku Bertanya ?

Oleh: Muhammad Najih Buku itu kembali ku tata, sebagai tanda bahwa telah lama ia tertinggal, namun seperti halnya Ia yang berdebu tak menjamin isinya telah lalu Adakalanya ku rimbang ia pada kenangan, pada tashih perannya mendekap kata-kata, di balik itu hurufnya telah menjadi nafas yang senantiasa ku timang pada harap di atas ubunku Selama jariku masih mampu menari, kan ku rapal ia pada dzikir thoharohku, sembari mengingat lipatan di ujung halaman sebagai penanda “sampai mana ku bertanya? Yogyakarta, 2018

Read More