Meli Perempuan Ular dari Gunung Pati Ayam

Pagi yang indah. Matahari bersinar cukup ramah. Kunikmati keindahan ini dengan jalan pagi menyusuri jalan pinggir desa dekat sawah. Jarang-jarang aku bisa menikmati pagiku seperti ini karena setiap hari digelut kesibukan dan selalu dikejar ekonomi. Ekonomi keluarga…maksudnya. He..he..he…! Tak terasa aku sampai desa sebelah. Desa kecil namun perekonomiannya mulai bangkit di tengah krisis ekonomi dan krisis kepercayaan serta krisis yang lain-lain. “Pak Hilmi!” Aku menoleh kepada orang yang memanggilku. Langkahnya dipercepat menghampir mendekat kepadaku. “O, kamu to Mbak Niti!” “Enggeh, Pak!” Yang memanggilku ternyata Mbak Niti. Penduduk desa sini. Dia…

Read More